Pemadanan SMK dengan Industri

Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual di Sekolah Menengah Kejuruan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja dan industri kreatif melalui pemadanan antara SKKNI Nomor 126 Tahun 2023 dan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka.

SKKNI berfungsi sebagai standar kompetensi kerja nasional yang digunakan industri, sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka pembelajaran berbasis fase dan capaian pembelajaran. Pemadanan ini memastikan bahwa kompetensi yang dipelajari peserta didik di sekolah selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan dan diakui oleh industri.

Think Different

Kami adalah Dekavers—komunitas kreatif yang percaya bahwa desain bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menciptakan makna. Dengan Kurikulum Merdeka, proses belajar dirancang fleksibel dan kontekstual. Guru berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang eksplorasi, mendorong ide, dan menantang cara berpikir Dekavers agar tumbuh menjadi kreator yang kritis dan adaptif. Metode pembelajaran meliputi eksplorasi ide, riset, pemecahan masalah, proyek nyata, hingga teaching factory yang mendekatkan Dekavers pada dunia industri sesungguhnya. Berlandaskan filosofi “Think Different” ala Steve Jobs, DKV menanamkan keberanian untuk berbeda, berinovasi, dan melawan arus secara cerdas. Materi pembelajaran diselaraskan dengan SKKNI agar setiap karya tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga profesional di industri. Dekavers dibentuk dengan keseimbangan antara sikap kerja, soft skill, hard skill, dan kewirausahaan kreatif.

Halaman Utama Pemadanan Industri Uji Kompetensi Keahlian